Environesia Global Saraya
25 April 2025
Banyak pelaku usaha merasa sudah memenuhi semua syarat perizinan, namun tetap mengalami kendala saat proses di OSS-RBA, khususnya dalam aspek lingkungan. Salah satu penyebab utamanya adalah kesalahan saat mengurus dokumen UKL-UPL.
Meskipun terdengar sederhana, penyusunan dan pengajuan dokumen UKL-UPL sebenarnya memiliki detail teknis yang tidak boleh diabaikan. Kesalahan kecil bisa berujung pada penolakan dokumen, revisi berulang, hingga keterlambatan terbitnya izin.
Berikut adalah 5 kesalahan umum yang sering terjadi saat mengurus UKL-UPL, serta cara tepat untuk menghindarinya.
Kesalahan pertama adalah mengira proyeknya tidak perlu UKL-UPL, padahal sebenarnya wajib.
Banyak pelaku usaha menyamakan semua proyek sebagai “risiko rendah” dan langsung melompat ke proses izin berusaha, padahal proyek seperti:
SPBU
Ruko lebih dari 5 unit
Rumah sakit
Restoran besar
sering kali termasuk kegiatan yang wajib menyusun dokumen UKL-UPL.
Cara menghindari:
Periksa Lampiran PP No. 22 Tahun 2021 atau konsultasikan dengan konsultan lingkungan terpercaya untuk memastikan klasifikasi kegiatan Anda.
Beberapa pihak mencoba menyusun UKL-UPL sendiri dengan cara menyalin dokumen dari proyek lain yang dianggap “mirip”.
Padahal:
Setiap proyek memiliki lokasi, skala, dan dampak lingkungan yang berbeda.
Dokumen hasil copy-paste sering tidak relevan dan langsung ditolak oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
Cara menghindari:
Susun dokumen berdasarkan survey lapangan aktual dan data lingkungan terbaru agar sesuai dengan kondisi riil proyek.
Banyak pelaku usaha berpikir bahwa UKL-UPL cukup disusun sendiri atau oleh staf internal, tanpa melibatkan tenaga profesional.
Padahal, DLH sering meminta detail teknis seperti:
Matriks dampak
Pengelolaan limbah
Kajian sosial lingkungan
yang hanya bisa disusun oleh pihak yang memahami teknis dan regulasi.
Cara menghindari:
Gunakan jasa konsultan lingkungan tersertifikasi, seperti Envrionesia, untuk menjamin kualitas dokumen dan proses yang cepat.
Sejak diberlakukannya sistem OSS-RBA, penyusunan dokumen UKL-UPL harus sesuai dengan format dan alur OSS. Sayangnya, banyak dokumen disusun tanpa menyesuaikan dengan sistem ini.
Akibatnya:
Dokumen tidak bisa diunggah
Permohonan lingkungan tidak bisa diproses
Cara menghindari:
Pastikan dokumen Anda sudah dalam format OSS, baik dari segi struktur maupun cara penyampaian. Konsultan berpengalaman biasanya sudah terbiasa menangani sistem ini.
Rencana pemantauan lingkungan yang terlalu umum atau tidak relevan bisa menjadi alasan penolakan.
Contohnya:
Pemantauan udara di proyek yang tidak menghasilkan emisi
Jadwal monitoring yang tidak logis atau tanpa metode jelas
Cara menghindari:
Sertakan indikator yang terukur dan relevan sesuai dengan potensi dampak proyek Anda.
Agar tidak terjebak dalam kesalahan-kesalahan di atas, Anda sebaiknya bekerja sama dengan konsultan lingkungan yang berpengalaman dan tersertifikasi.
Envrionesia hadir sebagai solusi terbaik untuk pengurusan UKL-UPL Anda. Kami telah menangani lebih dari 500 proyek di berbagai sektor: perumahan, industri, komersial, fasilitas kesehatan, dan lainnya.
Kenapa memilih Envrionesia?
Tersertifikasi oleh KLHK
Tim ahli dari berbagai disiplin: lingkungan, sosial, teknik
Familiar dengan OSS-RBA dan update regulasi terbaru
Pendampingan hingga dokumen disetujui oleh DLH
UKL-UPL bukan hanya formalitas. Dokumen ini adalah pondasi bagi legalitas proyek Anda. Jangan sampai proyek tertunda atau bahkan batal hanya karena kesalahan teknis yang sebenarnya bisa dihindari sejak awal.
Environesia Global Saraya
17 May 2023
Environesia Global Saraya
12 May 2023
Dengan layanan konsultasi lingkungan dan uji laboratorium yang telah tersertifikasi KAN, Environesia siap menjadi solusi untuk kemudahan dan efisiensi waktu dengan output yang berkualitas