Leading the Way in

Environmental Insights

and Inspiration

Leading the Way in
Environmental Insights and Inspiration

Air Laut: Sumber Daya Alam yang Perlu Dilindungi

Environesia Global Saraya

20 February 2025

Air laut adalah salah satu sumber daya alam paling berharga di Bumi. Menutupi sekitar 71% permukaan planet, lautan menyimpan sekitar 97% dari seluruh air yang ada di dunia. Selain menjadi komponen utama dalam keseimbangan ekosistem, laut juga memiliki peran penting dalam aspek ekonomi dan sosial.

Peran Ekologis Lautan

Lautan memainkan peran krusial dalam menjaga keseimbangan alam. Salah satu fungsinya adalah sebagai penghasil oksigen, di mana fitoplankton yang hidup di perairan menghasilkan sekitar 50% oksigen di atmosfer melalui proses fotosintesis. Selain itu, lautan juga berfungsi sebagai pengatur iklim global dengan menyerap panas dan karbon dioksida (CO₂), membantu mengurangi dampak pemanasan global.

Tak hanya itu, lautan menjadi rumah bagi jutaan spesies biota laut. Berbagai ekosistem yang ada di dalamnya, seperti terumbu karang dan hutan mangrove, menjadi tempat tinggal serta sumber makanan bagi banyak makhluk hidup, menjaga keseimbangan rantai makanan di Bumi.

Kontribusi Ekonomi dari Lautan

Dari sisi ekonomi, lautan menyediakan berbagai sumber daya yang sangat penting bagi manusia. Sumber makanan seperti ikan dan hasil laut lainnya menjadi bagian utama dalam pemenuhan gizi global. Selain itu, lautan juga menyimpan berbagai mineral berharga serta sumber daya seperti rumput laut yang dimanfaatkan dalam berbagai industri.

Industri berbasis laut, seperti perikanan dan pariwisata, memberikan lapangan pekerjaan bagi jutaan orang di seluruh dunia. Diperkirakan pada tahun 2030, sektor ini akan menopang lebih dari 40 juta pekerjaan secara global. Wisata pantai dan ekowisata laut juga menyumbang sekitar $134 miliar per tahun bagi perekonomian dunia. Namun, jika tidak dikelola dengan baik, pariwisata yang berlebihan bisa merusak ekosistem laut dan mengancam keberlanjutannya.

Ancaman terhadap Lautan

Meskipun memiliki manfaat yang besar, lautan menghadapi berbagai ancaman serius. Polusi laut terus meningkat, dengan jutaan ton plastik masuk ke perairan setiap tahunnya. Sampah plastik ini tidak hanya mencemari lautan, tetapi juga membahayakan ekosistem dan kesehatan manusia.

Selain itu, lautan mengalami pengasaman akibat meningkatnya kadar CO₂ yang diserap oleh air laut. Sejak era pra-industri, tingkat keasaman lautan meningkat sekitar 30%, mengancam kehidupan biota laut seperti terumbu karang dan spesies laut lainnya. Praktik penangkapan ikan yang tidak berkelanjutan serta perusakan habitat juga mengakibatkan penurunan populasi ikan dan berkurangnya keanekaragaman hayati.

Upaya Perlindungan Laut

Untuk menjaga kelestarian laut, diperlukan langkah-langkah nyata. Peningkatan pendanaan untuk penelitian dan konservasi laut sangat penting agar ekosistemnya tetap terjaga. Selain itu, penerapan praktik perikanan yang berkelanjutan dan pengurangan penggunaan plastik dapat membantu mengurangi polusi serta melestarikan keanekaragaman hayati laut.

Edukasi masyarakat juga berperan penting dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya laut bagi kehidupan. Dengan meningkatkan pemahaman tentang manfaat dan ancaman terhadap lautan, diharapkan lebih banyak orang yang ikut serta dalam menjaga kelestariannya.

Kesimpulan

Lautan bukan hanya sumber daya alam yang esensial bagi kehidupan di Bumi, tetapi juga pilar ekonomi yang harus dikelola dengan bijak. Dengan langkah-langkah perlindungan yang tepat, kesehatan laut dapat tetap terjaga, sehingga manfaatnya bisa terus dirasakan oleh generasi mendatang.

Environesia Global Saraya

17 May 2023

environesia.co.id, Sukabumi - Menindaklanjuti kerjasama PT Environesia Global Saraya bersama Perhutani terkait Perijinan Pendirian Pabrik Serbuk Kayu Di Sukabumi Jawa Barat Tahun 2022 – PERHUTANI, Environesia menghadiri Rapat Koordinasi Pemeriksaan Formulir Kerangka Acuan (KA)) dalam rangka penyusunan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) untuk Rencana Pembangunan Pabrik Serbuk Kayu di RPH Hajuang Barat BKPH Lengkong, Kabupaten Sukabumi. Rapat ini diselenggarakan oleh Direktorat Pencegahan Dampak Lingkungan Usaha dan Kegiatan (PDLUK), Dirjen Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. pada Rabu, (17/5) secara daring melalui pranala Zoom Meeting.

Rapat ini dipimpin Kasubdit Pengembangan Sistem Kajian Dampak Lingkungan Usaha dan Kegiatan - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutana, Farid Mohammad, ST., M.Env, serta dihadiri oleh Tim Pakar, Instansi Pusat dan Instansi Daerah baik Instansi di Provinsi Jawa Barat maupun Instansi di Kab. Sukabumi. Tujuan dari rapat koordinasi tersebut untuk membahas langkah-langkah penyusunan AMDAL yang tepat dan komprehensif dalam rangka pembangunan pabrik serbuk kayu yang direncanakan.

Rapat ini bertujuan untuk merumuskan lingkup dan kedalam metode studi Amdal, sehingga dapat mengarahkan Analisa Dampak Lingkungan (ANDAL) berjalan dengan efektif dan efisien. Selanjutnya PT Environesia Global Saraya menindaklanjuti seluruh Saran, Pendapat, dan Tanggapan yang telah disampaikan oleh para peserta Rapat.

Environesia sebagai Lembaga Penyedia Jasa Penyusunan (LPJP) Amdal yang dipercaya oleh Perum Perhutani, berkomitmen untuk memberikan kontribusi terbaik dalam proses penyusunan AMDAL ini, sehingga Pembangunan Pabrik Serbuk Kayu yang direncanakan dapat memenuhi prinsip-prinsip pembangunan yang berwawasan lingkungan. (admin/dnx)

Environesia Global Saraya

12 May 2023

environesia.co.id, Sleman – Tepat 7 tahun pada 3 Mei 2023, Environesia sebagai perusahaan konsultan lingkungan terdepan di Indonesia, merayakan "7th Year Anniversary Environesia Melampaui Batas”. Dikarenakan berdekatan dengan masa libur Idul Fitri 1444 H  seremoni dilaksanakan pada Senin, 8 Mei 2023 di lantai 3 Grha Environesia dihadiri oleh seluruh tim Environesia Group.

Puncak acara dilakukan dengan pemotongan tumpeng bersama oleh Direktur Utama Saprian, S.T., M.Sc., beserta jajaran Direksi lain seperti Direktur Keuangan Ayu Ramayani, S.E.,M.Ak., Direktur Operasional & Pengembangan Bisnis Andi Muhammad Faisal, S.T. dan Manajer Konsultan Yusuf Wiryawan, S.T., M.Ling. Bertepatan dengan suasana bulan Syawwal, pada agenda tersebut dialnjutkan acara halal bi halal serta jamuan prasmanan untuk makan siang.

Direktur Utama Saprian, S.T., M.Sc. mengungkapkan kebahagiannya melihat Environesia berhasil sampai ke titik tersebut, tidak lain karena dukungan tim yang selalu solid serta mitra kerja yang loyal.

Acara utama kemudian dilanjutkan dengan agenda Environesia Social Care, di mana Environesia membagikan 150 paket sembako kepada masyarakat yang tinggal di sekitar Grha Environesia, tepatnya di RW 42, Karangjati, Sinduadi, Mlati, Sleman. Ketua RW 42.

Rahmat Yunus selaku Kepala RW 42,mengungkapkan kebahagiannya karena Environesia dapat berbagi dengan masyarakat sekitar. Ia berharap agar Environesia semakin maju dan sukses serta dapat kembali berkolaborasi dengan masyarakat di masa depan.

Direktur Utama Saprian, S.T., M.Sc. juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat karena telah menerima keberadaan Environesia di lingkungannya. Ia berharap bahwa Environesia dapat terus hadir dan memberikan kontribusi positif kepada masyarakat di masa yang akan datang.

Dengan rangkaian kegiatan yang meriah, Environesia berhasil merayakan ulang tahun ke-7 dengan penuh kebahagiaan dan makna. Semoga Environesia terus memberikan solusi lingkungan yang berkelanjutan dan inovatif, serta dapat memperkuat kemitraan dan kontribusinya kepada masyarakat. (admin/dnx)

footer_epic

Ready to Collaborate with Us?

Dengan layanan konsultasi lingkungan dan uji laboratorium yang telah tersertifikasi KAN, Environesia siap menjadi solusi untuk kemudahan dan efisiensi waktu dengan output yang berkualitas