Leading the Way in

Environmental Insights

and Inspiration

Leading the Way in
Environmental Insights and Inspiration

Mengapa Konsultasi Lingkungan Itu Krusial?

Environesia Global Saraya

13 March 2025

Dalam era modern ini, isu lingkungan menjadi perhatian utama di berbagai sektor. Mulai dari pembangunan infrastruktur, industri, hingga aktivitas pertanian, semua memiliki dampak terhadap lingkungan. Oleh karena itu, konsultasi lingkungan menjadi elemen penting dalam memastikan keberlanjutan. Namun, mengapa konsultasi lingkungan begitu krusial? Berikut beberapa alasan utamanya:

1. Mengidentifikasi dan Mengelola Dampak Lingkungan

Setiap aktivitas manusia yang melibatkan eksploitasi sumber daya alam berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan. Konsultasi lingkungan membantu mengidentifikasi risiko ini sejak awal melalui kajian seperti Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) atau Upaya Pengelolaan Lingkungan dan Upaya Pemantauan Lingkungan (UKL-UPL). Dengan demikian, langkah mitigasi dapat dirancang sebelum dampak yang lebih besar terjadi (Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, 2021).

2. Memastikan Kepatuhan terhadap Regulasi

Setiap negara memiliki regulasi ketat terkait perlindungan lingkungan. Di Indonesia, misalnya, perusahaan wajib mematuhi UU No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Konsultan lingkungan membantu memastikan bahwa proyek atau kegiatan bisnis sesuai dengan regulasi yang
berlaku, sehingga menghindari sanksi hukum yang dapat merugikan perusahaan (KLHK, 2021).

3. Mendukung Keberlanjutan Bisnis

Bisnis yang berkelanjutan adalah bisnis yang mampu mempertimbangkan dampak lingkungannya. Konsultasi lingkungan membantu perusahaan menerapkan prinsip keberlanjutan, seperti efisiensi energi, pengelolaan limbah yang baik, dan penggunaan sumber daya yang bijak. Dengan begitu, perusahaan tidak hanya menjaga lingkungan tetapi juga meningkatkan citra mereka di mata masyarakat dan investor (World Bank, 2020).

4. Mencegah Konflik Sosial

Seringkali, proyek pembangunan atau aktivitas industri menimbulkan konflik dengan masyarakat sekitar akibat pencemaran atau perubahan lingkungan yang signifikan. Dengan adanya konsultasi lingkungan, perusahaan dapat lebih memahami kebutuhan dan kekhawatiran masyarakat serta berupaya mengurangi dampak negatif terhadap komunitas lokal (UNEP, 2021).

5. Meningkatkan Efisiensi dan Inovasi

Konsultasi lingkungan tidak hanya membantu mengurangi dampak negatif, tetapi juga dapat mendorong inovasi dalam penggunaan sumber daya. Misalnya, dengan menggunakan teknologi ramah lingkungan, perusahaan dapat mengurangi emisi karbon sekaligus meningkatkan efisiensi operasional

Konsultasi lingkungan bukan sekadar formalitas, tetapi sebuah langkah strategis dalam mencapai keberlanjutan. Dengan mengidentifikasi risiko, memastikan kepatuhan terhadap regulasi, dan menerapkan praktik bisnis yang berkelanjutan, kita dapat menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian lingkungan. Oleh karena itu, setiap pihak baik pemerintah, perusahaan, maupun Masyarakat harus berperan aktif dalam mendukung proses konsultasi lingkungan demi masa depan yang lebih baik.


Daftar Pustaka
  • Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). (2021). Regulasi Perlindungan Lingkungan di Indonesia.
  • World Bank. (2020). Sustainable Business Practices.
  • United Nations Environment Programme (UNEP). (2021). Environmental Impact Assessment and Community Engagement.
  • Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD). (2020). Green Growth and Environmental Management.


 

Environesia Global Saraya

17 May 2023

environesia.co.id, Sukabumi - Menindaklanjuti kerjasama PT Environesia Global Saraya bersama Perhutani terkait Perijinan Pendirian Pabrik Serbuk Kayu Di Sukabumi Jawa Barat Tahun 2022 – PERHUTANI, Environesia menghadiri Rapat Koordinasi Pemeriksaan Formulir Kerangka Acuan (KA)) dalam rangka penyusunan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) untuk Rencana Pembangunan Pabrik Serbuk Kayu di RPH Hajuang Barat BKPH Lengkong, Kabupaten Sukabumi. Rapat ini diselenggarakan oleh Direktorat Pencegahan Dampak Lingkungan Usaha dan Kegiatan (PDLUK), Dirjen Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. pada Rabu, (17/5) secara daring melalui pranala Zoom Meeting.

Rapat ini dipimpin Kasubdit Pengembangan Sistem Kajian Dampak Lingkungan Usaha dan Kegiatan - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutana, Farid Mohammad, ST., M.Env, serta dihadiri oleh Tim Pakar, Instansi Pusat dan Instansi Daerah baik Instansi di Provinsi Jawa Barat maupun Instansi di Kab. Sukabumi. Tujuan dari rapat koordinasi tersebut untuk membahas langkah-langkah penyusunan AMDAL yang tepat dan komprehensif dalam rangka pembangunan pabrik serbuk kayu yang direncanakan.

Rapat ini bertujuan untuk merumuskan lingkup dan kedalam metode studi Amdal, sehingga dapat mengarahkan Analisa Dampak Lingkungan (ANDAL) berjalan dengan efektif dan efisien. Selanjutnya PT Environesia Global Saraya menindaklanjuti seluruh Saran, Pendapat, dan Tanggapan yang telah disampaikan oleh para peserta Rapat.

Environesia sebagai Lembaga Penyedia Jasa Penyusunan (LPJP) Amdal yang dipercaya oleh Perum Perhutani, berkomitmen untuk memberikan kontribusi terbaik dalam proses penyusunan AMDAL ini, sehingga Pembangunan Pabrik Serbuk Kayu yang direncanakan dapat memenuhi prinsip-prinsip pembangunan yang berwawasan lingkungan. (admin/dnx)

Environesia Global Saraya

12 May 2023

environesia.co.id, Sleman – Tepat 7 tahun pada 3 Mei 2023, Environesia sebagai perusahaan konsultan lingkungan terdepan di Indonesia, merayakan "7th Year Anniversary Environesia Melampaui Batas”. Dikarenakan berdekatan dengan masa libur Idul Fitri 1444 H  seremoni dilaksanakan pada Senin, 8 Mei 2023 di lantai 3 Grha Environesia dihadiri oleh seluruh tim Environesia Group.

Puncak acara dilakukan dengan pemotongan tumpeng bersama oleh Direktur Utama Saprian, S.T., M.Sc., beserta jajaran Direksi lain seperti Direktur Keuangan Ayu Ramayani, S.E.,M.Ak., Direktur Operasional & Pengembangan Bisnis Andi Muhammad Faisal, S.T. dan Manajer Konsultan Yusuf Wiryawan, S.T., M.Ling. Bertepatan dengan suasana bulan Syawwal, pada agenda tersebut dialnjutkan acara halal bi halal serta jamuan prasmanan untuk makan siang.

Direktur Utama Saprian, S.T., M.Sc. mengungkapkan kebahagiannya melihat Environesia berhasil sampai ke titik tersebut, tidak lain karena dukungan tim yang selalu solid serta mitra kerja yang loyal.

Acara utama kemudian dilanjutkan dengan agenda Environesia Social Care, di mana Environesia membagikan 150 paket sembako kepada masyarakat yang tinggal di sekitar Grha Environesia, tepatnya di RW 42, Karangjati, Sinduadi, Mlati, Sleman. Ketua RW 42.

Rahmat Yunus selaku Kepala RW 42,mengungkapkan kebahagiannya karena Environesia dapat berbagi dengan masyarakat sekitar. Ia berharap agar Environesia semakin maju dan sukses serta dapat kembali berkolaborasi dengan masyarakat di masa depan.

Direktur Utama Saprian, S.T., M.Sc. juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat karena telah menerima keberadaan Environesia di lingkungannya. Ia berharap bahwa Environesia dapat terus hadir dan memberikan kontribusi positif kepada masyarakat di masa yang akan datang.

Dengan rangkaian kegiatan yang meriah, Environesia berhasil merayakan ulang tahun ke-7 dengan penuh kebahagiaan dan makna. Semoga Environesia terus memberikan solusi lingkungan yang berkelanjutan dan inovatif, serta dapat memperkuat kemitraan dan kontribusinya kepada masyarakat. (admin/dnx)

footer_epic

Ready to Collaborate with Us?

Dengan layanan konsultasi lingkungan dan uji laboratorium yang telah tersertifikasi KAN, Environesia siap menjadi solusi untuk kemudahan dan efisiensi waktu dengan output yang berkualitas