Leading the Way in

Environmental Insights

and Inspiration

Leading the Way in
Environmental Insights and Inspiration

Praktik Terbaik Untuk Mengurangi Dampak Limbah

Environesia Global Saraya

17 March 2025

Limbah menjadi salah satu tantangan lingkungan terbesar saat ini. Jika tidak dikelola dengan baik, limbah dapat mencemari tanah, air, dan udara, yang berdampak buruk pada kesehatan manusia dan keseimbangan ekosistem. Oleh karena itu, kita perlu menerapkan berbagai praktik terbaik untuk mengurangi dampak limbah dan menciptakan lingkungan yang lebih berkelanjutan.
  1. Mengurangi Produksi Limbah (Reduce)
Langkah pertama dalam mengurangi limbah adalah dengan membatasi produksi sampah sejak awal. Caranya bisa dilakukan dengan:
  • Membeli produk yang benar-benar diperlukan.
  • Mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dengan membawa tas belanja sendiri.
  • Memilih produk dengan kemasan yang lebih sedikit atau yang bisa didaur ulang.
Dengan mengurangi konsumsi yang berlebihan, jumlah sampah yang dihasilkan pun berkurang.
  1. Menggunakan Kembali Barang (Reuse)
Banyak barang yang sebenarnya masih bisa digunakan kembali sebelum akhirnya dibuang. Beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan adalah:
  • Menggunakan kembali botol kaca atau wadah plastik untuk keperluan lain.
  • Memanfaatkan pakaian lama untuk disumbangkan atau dibuat menjadi barang baru.
  • Menggunakan kantong belanja kain agar tidak perlu menggunakan kantong plastik.
Kebiasaan ini membantu memperpanjang umur barang dan mengurangi limbah.
  1. Mendaur Ulang Sampah (Recycle)
Sampah yang tidak bisa digunakan kembali masih bisa didaur ulang. Beberapa jenis sampah yang dapat didaur ulang meliputi:
  • Kertas, karton, dan kardus.
  • Plastik tertentu yang memiliki tanda daur ulang.
  • Logam seperti kaleng bekas minuman.
Kita bisa mulai dengan memilah sampah sesuai jenisnya agar lebih mudah didaur ulang. Saat ini, banyak bank sampah dan program daur ulang yang bisa membantu mengolah sampah menjadi produk baru yang lebih bermanfaat.
  1. Mengolah Sampah Organik
Sampah organik seperti sisa makanan dan daun kering bisa diolah menjadi kompos. Dengan metode ini, kita tidak hanya mengurangi jumlah sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir, tetapi juga menghasilkan pupuk alami untuk tanaman.
  1. Menerapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan
Selain mengurangi limbah, kita juga bisa mengubah kebiasaan sehari-hari agar lebih ramah lingkungan. Beberapa cara yang bisa dilakukan adalah:
  • Membawa botol minum sendiri agar tidak perlu membeli air kemasan.
  • Mengurangi pemakaian tisu dan beralih ke sapu tangan.
  • Menggunakan peralatan makan yang bisa digunakan kembali daripada sekali pakai.
Kebiasaan kecil seperti ini jika dilakukan oleh banyak orang maka dapat memberikan dampak besar dalam mengurangi limbah.

Daftar Pustaka
  1. Saputra, A. (2021). Pengelolaan Limbah dan Keberlanjutan Lingkungan. Jakarta: Pustaka Hijau.
  2. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI. (2023). Panduan Pengurangan Sampah di Rumah Tangga.
  3. Lestari, R. (2020). Zero Waste Lifestyle: Cara Hidup Tanpa Sampah.

Environesia Global Saraya

17 May 2023

environesia.co.id, Sukabumi - Menindaklanjuti kerjasama PT Environesia Global Saraya bersama Perhutani terkait Perijinan Pendirian Pabrik Serbuk Kayu Di Sukabumi Jawa Barat Tahun 2022 – PERHUTANI, Environesia menghadiri Rapat Koordinasi Pemeriksaan Formulir Kerangka Acuan (KA)) dalam rangka penyusunan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) untuk Rencana Pembangunan Pabrik Serbuk Kayu di RPH Hajuang Barat BKPH Lengkong, Kabupaten Sukabumi. Rapat ini diselenggarakan oleh Direktorat Pencegahan Dampak Lingkungan Usaha dan Kegiatan (PDLUK), Dirjen Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. pada Rabu, (17/5) secara daring melalui pranala Zoom Meeting.

Rapat ini dipimpin Kasubdit Pengembangan Sistem Kajian Dampak Lingkungan Usaha dan Kegiatan - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutana, Farid Mohammad, ST., M.Env, serta dihadiri oleh Tim Pakar, Instansi Pusat dan Instansi Daerah baik Instansi di Provinsi Jawa Barat maupun Instansi di Kab. Sukabumi. Tujuan dari rapat koordinasi tersebut untuk membahas langkah-langkah penyusunan AMDAL yang tepat dan komprehensif dalam rangka pembangunan pabrik serbuk kayu yang direncanakan.

Rapat ini bertujuan untuk merumuskan lingkup dan kedalam metode studi Amdal, sehingga dapat mengarahkan Analisa Dampak Lingkungan (ANDAL) berjalan dengan efektif dan efisien. Selanjutnya PT Environesia Global Saraya menindaklanjuti seluruh Saran, Pendapat, dan Tanggapan yang telah disampaikan oleh para peserta Rapat.

Environesia sebagai Lembaga Penyedia Jasa Penyusunan (LPJP) Amdal yang dipercaya oleh Perum Perhutani, berkomitmen untuk memberikan kontribusi terbaik dalam proses penyusunan AMDAL ini, sehingga Pembangunan Pabrik Serbuk Kayu yang direncanakan dapat memenuhi prinsip-prinsip pembangunan yang berwawasan lingkungan. (admin/dnx)

Environesia Global Saraya

12 May 2023

environesia.co.id, Sleman – Tepat 7 tahun pada 3 Mei 2023, Environesia sebagai perusahaan konsultan lingkungan terdepan di Indonesia, merayakan "7th Year Anniversary Environesia Melampaui Batas”. Dikarenakan berdekatan dengan masa libur Idul Fitri 1444 H  seremoni dilaksanakan pada Senin, 8 Mei 2023 di lantai 3 Grha Environesia dihadiri oleh seluruh tim Environesia Group.

Puncak acara dilakukan dengan pemotongan tumpeng bersama oleh Direktur Utama Saprian, S.T., M.Sc., beserta jajaran Direksi lain seperti Direktur Keuangan Ayu Ramayani, S.E.,M.Ak., Direktur Operasional & Pengembangan Bisnis Andi Muhammad Faisal, S.T. dan Manajer Konsultan Yusuf Wiryawan, S.T., M.Ling. Bertepatan dengan suasana bulan Syawwal, pada agenda tersebut dialnjutkan acara halal bi halal serta jamuan prasmanan untuk makan siang.

Direktur Utama Saprian, S.T., M.Sc. mengungkapkan kebahagiannya melihat Environesia berhasil sampai ke titik tersebut, tidak lain karena dukungan tim yang selalu solid serta mitra kerja yang loyal.

Acara utama kemudian dilanjutkan dengan agenda Environesia Social Care, di mana Environesia membagikan 150 paket sembako kepada masyarakat yang tinggal di sekitar Grha Environesia, tepatnya di RW 42, Karangjati, Sinduadi, Mlati, Sleman. Ketua RW 42.

Rahmat Yunus selaku Kepala RW 42,mengungkapkan kebahagiannya karena Environesia dapat berbagi dengan masyarakat sekitar. Ia berharap agar Environesia semakin maju dan sukses serta dapat kembali berkolaborasi dengan masyarakat di masa depan.

Direktur Utama Saprian, S.T., M.Sc. juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat karena telah menerima keberadaan Environesia di lingkungannya. Ia berharap bahwa Environesia dapat terus hadir dan memberikan kontribusi positif kepada masyarakat di masa yang akan datang.

Dengan rangkaian kegiatan yang meriah, Environesia berhasil merayakan ulang tahun ke-7 dengan penuh kebahagiaan dan makna. Semoga Environesia terus memberikan solusi lingkungan yang berkelanjutan dan inovatif, serta dapat memperkuat kemitraan dan kontribusinya kepada masyarakat. (admin/dnx)

footer_epic

Ready to Collaborate with Us?

Dengan layanan konsultasi lingkungan dan uji laboratorium yang telah tersertifikasi KAN, Environesia siap menjadi solusi untuk kemudahan dan efisiensi waktu dengan output yang berkualitas