
Environesia Global Saraya
03 March 2025
Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan (PROPER) merupakan inisiatif penting di Indonesia. PROPER dirancang untuk menilai kinerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan. Program ini merupakan program unggulan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yang bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan industri terhadap regulasi lingkungan (Fatmawati & Purnaweni, 2019).
PROPER dilaksanakan berdasarkan ketentuan dalam Peraturan Menteri No. 3 Tahun 2014 tentang PROPER.
Pentingnya PROPER dalam Kesadaran Lingkungan
Salah satu alasan mengapa PROPER penting adalah kemampuannya untuk meningkatkan kesadaran perusahaan terhadap dampak lingkungan dari aktivitas mereka. Melalui penilaian yang transparan, perusahaan didorong untuk lebih memperhatikan aspek keberlanjutan.
PROPER berfungsi sebagai alat ukur kepatuhan terhadap regulasi lingkungan, sehingga membantu perusahaan meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan mereka.
Insentif bagi Perusahaan
PROPER memberikan insentif kepada perusahaan untuk meningkatkan kinerja lingkungan mereka melalui sistem peringkat:
- Emas – Perusahaan dengan inovasi dan kinerja lingkungan terbaik.
- Hijau – Perusahaan yang melebihi standar kepatuhan.
- Biru – Perusahaan yang memenuhi standar minimal kepatuhan.
Peringkat yang lebih tinggi dapat meningkatkan citra perusahaan di mata publik dan investor, mendorong mereka untuk terus berinvestasi dalam praktik berkelanjutan.
Pengawasan dan Sanksi bagi Perusahaan
Melalui PROPER, pemerintah dapat memantau dampak pencemaran yang dihasilkan oleh aktivitas perusahaan. Program ini membantu mengidentifikasi perusahaan yang tidak memenuhi standar lingkungan.
Jika suatu perusahaan mendapatkan peringkat rendah secara berulang, mereka dapat menghadapi sanksi seperti:
- Teguran dan peringatan
- Denda administratif
- Pencabutan izin usaha
Hal ini menciptakan dorongan tambahan bagi perusahaan untuk mematuhi regulasi dan menerapkan praktik yang lebih ramah lingkungan.
Kolaborasi Pemerintah dan Sektor Swasta
PROPER juga mendorong kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta. Melalui pembinaan dari KLHK, perusahaan mendapatkan dukungan teknis dalam pengelolaan lingkungan, yang membantu mereka:
Capaian PROPER di Indonesia (2004–2014)
Pelaksanaan PROPER di Indonesia telah menunjukkan berbagai pencapaian, antara lain:
- Meningkatkan kepatuhan perusahaan terhadap regulasi lingkungan dari 49% menjadi 72%.
- Dijadikan sebagai indikator kinerja utama bagi karyawan Pertamina dan perusahaan migas.
- Hasil penilaian PROPER dimanfaatkan oleh Bank Indonesia dalam analisis risiko pinjaman bagi perusahaan.
- Menjadi dasar sertifikasi ISPO bagi industri kelapa sawit.
- Dalam Forum Buyer ILO (International Labour Organization), PROPER direkomendasikan sebagai indikator kinerja pengelolaan lingkungan bagi para pembeli (Fatmawati & Purnaweni, 2019).
PROPER dalam Konteks Global
Dalam skala internasional, PROPER menjadi contoh bagi negara lain dalam mengelola dampak lingkungan industri. Program ini telah mendapatkan perhatian global sebagai model dalam penilaian kinerja lingkungan, yang dapat menjadi inspirasi bagi negara lain dalam mengembangkan kebijakan serupa.
PROPER memainkan peran penting dalam mendorong praktik berkelanjutan di Indonesia. Melalui penilaian yang transparan dan insentif bagi perusahaan, program ini membantu menciptakan lingkungan industri yang lebih ramah lingkungan.
Dengan dukungan pemerintah dan partisipasi aktif dari sektor swasta, PROPER dapat menjadi alat yang efektif dalam mencapai tujuan keberlanjutan di Indonesia.